• Senin, 15 Agustus 2022

Wisata Sejarah Situ Lengkong Panjalu, Berziarah ke Leluhur Penyebar Agama Islam Pertama

- Jumat, 4 Maret 2022 | 09:27 WIB
Potret Situ Lengkong Panjalu Wisata Sejarah di Ciamis (Facebook BP2D Kabupaten Ciamis)
Potret Situ Lengkong Panjalu Wisata Sejarah di Ciamis (Facebook BP2D Kabupaten Ciamis)



RAKYAT PRIANGAN- Tahukah kamu tentang tempat wisata sejarah Situ Lengkong Panjalu? Ya, pasti diantara kamu ada yang pernah kesana atau baru mendengar tempat bersejarah satu ini. 

Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai tempat wisata sejarah Situ Lengkong Panjalu yang sangat terkenal seantero nusantara. 

Bahkan, tempat wisata sejarah Situ Lengkong Panjalu ini masuk pada trip ziara wali songo para peziarah. 

Ingin tahu lebih jauh mengenai wisata sejarah Situ Lengkong Panjalu? Yuk, simak artikel berikut ini.

Baca Juga: 7 Negara di Dunia yang Diprediksi Aman Jika Terjadi Perang Dunia Ketiga

Panjalu adalah salah satu kota kecamatan di wilayah utara kabupaten ciamis Jawa Barat. Dalam statutasnya ini peranan yang sangat meninjol adalah sebagai kota daerah wisata yang sekaligus baik wisata alam, wisata budaya maupun sebagai wisata ziarah.

Pada tanggal 17 maret 2004 pemerintah provinsi Jawa Barat mengukuhkan panjalu sebagai desa wisata. Kota ini terletak sekitar 35 km sebelah utara kota kabupaten ciamis atau 15 km sebelah barat kota kawali, berbatasan di sebelah utara dengan wilayah telaga kabupaten majalengka dan kabupaten kuningan. Suatu lingkup wilayah komunitas yang dulu di kenal pusat Kerajaan Panjalu.

Sebagai kota kerajaan kuno yang dikenal sebagai kerajaan soko Galuh Panjalu, ibu kota kerajaan itu di bangun pada area suatu danau (situ) seluas 70 hektar yang kini disebut Situ Lengkong. Situ Lengkong ini terletak di sepanjang tepi utara kota Panjalu, sekarang terdapat tiga buah nusa (pulau kecil).

Baca Juga: Sejarah Asal Usul Peci Hitam di Indonesia yang Jarang Diketahui, Simak Fakta Menariknya

Diketahui situ tersebut digunakan sebagai tempat bagunan istana kerajaan, kepatihan dan staf kerajaan dan sebagai taman rekreasi.

Halaman:

Editor: Syarif Hidayat

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X