Pengakuan Ketua Perwatusi Jawa Barat Saat Mendengar Dentuman Keras dan Getaran Gempa di Cianjur, Panik!

- Jumat, 2 Desember 2022 | 15:26 WIB
Ketua Perwatusi Jawa Barat, Hj. Lina Marlina Ruzhan sedang memberikan bantuan kepada anak-anak korban bencana gempa bumi Cianjur (Dok. Perwatusi Jawa Barat)
Ketua Perwatusi Jawa Barat, Hj. Lina Marlina Ruzhan sedang memberikan bantuan kepada anak-anak korban bencana gempa bumi Cianjur (Dok. Perwatusi Jawa Barat)

RAKYAT PRIANGAN, Cianjur- Ketua Perwatusi Jawa Barat Hj. Lina Marlina Ruzhan atau Lina Ruzhanul Ulum mengaku panik saat dentuman dan getaran gempa bumi Cianjur dirasakan langsung olehnya.

Ia mengaku panik ketika merasakan gempa bumi di Cianjur ketika dirinya sedang berdialog dengan korban bencana gempa di pengungsian.

Dia menceritakan kesedihan yang ia rasakan bagaimana rasa ketakutan rakyat Cianjur harus setiap hari merasakan getaran gempa tak henti. Sehingga mereka trauma dan khawatir tingkat tinggi untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Saat berdialog bersama korban gempa di pengungsian, saya secara langsung mendengar suara dentuman dan merasakan getaran bumi di tempat lokasi. Kami pun sempat panik adanya perisitiwa gempa bumi tersebut," kata dia pada Rakyat Priangan melalui sambungan telepon, Jumat, 02 November 2022.

Merasakan langsung getaran gempa bumi tersebut, Lina Ruzhan yang juga istri dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum itu tak kuasa menahan kesedihan warga yang setiap hari merasakan gempa yang tak henti.

Pada saat dirinya melakukan dialog langsung dengan para korban, sebagian besar korban mengaku trauma mendalam. Mereka mengaku membutuhkan hiburan untuk mengobati rasa takut itu.

Para korban bencana gempa bumi mendapatkan pemeriksaan dan perawatan kesehatan dari Perwatusi Jawa Barat (Dok. Perwatusi Jawa Barat)


Setelah melihat, merasakan serta adanya permintaan dari warga, Perwatusi Jawa Barat telah membentuk satu tim ceria untuk memulihkan keadaan psikologi dari para korban.

"Alhamdulilah, untuk bantuan kepada saudara kita di Cianjur sudah banyak sekali. Ada yang dari Jakarta, Yogyakarta serta daerah lain, membuat saudara kita merasa tenang dengan kebutuhannya."

"Tetapi mereka mengaku trauma sekali dan butuh hiburan. Mereka meminta ingin ada badut untuk menghibur," terang Lina Ruzhan.

Lebih lanjut Lina Ruzhan menjelaskan bahwa saat ini pihak Perwatusi Jawa Barat terus menyalurkan bantuan, baik dari daerah maupun pusat.

Bahkan pihaknya telah menyalurkan sedikitnya 600 terpal telah diberikan dan sejumlah kebutuhan di pengungsian lainnya.***

 

 

Editor: Syarif Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X